Sekarang, mari kita membicarakan perkara pendidikan yang lebih spesifik. Tidak usah membayangkan konsep pendidikan yang terlampau luas dan kompleks. Perhatikan saja sekitar kita, apa yang dibutuhkan oleh désa, perdesaan, dan tentu saja warga desa--baik secara individual atau komunal.
Foto ini diambil ketika hari masih pagi, hanya beberapa hari yang lalu. Bagi saya, ini sebuah momen yang menarik. Unik sekaligus memberikan makna betapa pohon-pohon besar memiliki peran besar. Tanpa mereka, lingkungan kami akan terasa sangat gersang dan panas. Dokpri . Apabila di tempat tinggal Anda sudah langka akan pohon-pohon besar, maka tidak heran jika suhu udara begitu tinggi. Tidak usah mengomel akan keadaan yang tak menyenangkan. Tidak usah pula uring-uringan andaikan musim kemarau terasa di gurun Arabia. Padahal, hunian dibangun ketika negara Anda masih bernama Indonesia. Sebuah negeri yang dilintasi oleh garis khatulistiwa. Kenyataannya, koordinat tempat kini berdiri bukan jaminan akan kenyamanan. Dan, inilah resiko sebuah pembangunan yang serampangan. Blog ini tentang pembangunan desa, tetapi bukan berarti merusak lingkungannya. Bukan pembangunan yang serampangan, tanpa perencanaan. Bukan pula pembangunan yang tak mengindahkan keselarasan. Bukan, bukan pemba...