Harapan : Pesimisme vs Optimisme Manusia memiliki harapan, sebagai orang normal. Apa yang diharapkan setiap orang sangatlah berbeda. Entah darimana datangnya suatu harapan itu. Ada yang menyatakan bahwa harapan datang dari persepsi seseorang mengenai kehidupan dunia ini. Persepsi itu bisa kita sebut filsafat hidup, prinsip hidup atau apa pun itu. Persepsi-persepsi dia bisa dipengaruhi oleh pemahaman agama, ilmu pengetahuan, lingkungan keluarga, lingkungan kerja dsb.. Harapan dalam kehidupan manusia merupakan cita-cita, keinginan, penantian, kerinduan akan sesuatu supaya itu terjadi. Dalam menantikan adanya sesuatu yang terjadi dan diharapkan, manusia melibatkan menusia lain atau kekuatan lain di luar dirinya supaya sesuatu terjadi, selain hasil usahanya yang telah dilakukan dan ditunggu hasilnya. Jadi, yang diharapkan itu adalah hasil jerih payah dirinya dan bantuan kekuatan lain. Bahkan, harapan itu tidak bersifat egosentris, berbeda dengan keinginan yang menurut kodratnya bersif...
Selamat datang di blog pribadi ayomembangundesa.blogspot.com. Tempat untuk kita berbagi cerita.