Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Hambatan Bagi Penggunaan Metode-metode Manajemen Belanda (Dan Asing Lainnya) di Indonesia

Menghadapi era globalisasi seperti sekarang ini, warga desa harus bisa menyesuaikan diri dengan pola-pola kerja warga asing. Ini berguna ketika investasi asing sudah masuk ke pedesaan, warga desa diharapkan tidak hanya menjadi ‘penonton’ tetapi juga bisa menjadi ’pemain’. Perbandingan Antara Penyelenggaraan Organisasi Kerja Indonesia dan Belanda Bagi orang Belanda di Indonesia terdapat pola budaya Indonesia yang berbeda dari pola budayanya sendiri, dan yang harus diperhitungkan bila berhubungan dengan organisasi-organisasi di Indonesia. Dimensi individualisme-kolektivisme merupakan satu-satunya dimensi dalam semua budaya Barat mempertentangkan diri dengan budaya-budaya Asia. Ini mengimplikasikan bahwa organisasi-organisasi kerja di Negeri-negeri Asia cenderung berfungsi secara berbeda dari organisasi-organisasi kerja di negeri-negeri Barat dalam sejumlah aspek. a.     Hubungan antara majikan dan pegawai bersifat moral ketimbang bersifat kalkulatif. b.  ...

Persepsi sebagai Faktor Penyesuaian Diri Kehidupan Pedesaan

Kehidupan pedesaan yang ‘unik’ perlu penyesuaian diri dalam menjalaninya. Dalam kenyataannya, tidak semua orang siap untuk menjalani keunikan hidup di desa. Ada sejumlah faktor psikologis dasar yang memiliki pengaruh kuat terhadap dinamika penyesuaian diri, yaitu : kebutuhan, motifasi, persepsi, kemampuan dan kepribadian. Persepsi sebagai Faktor Penyesuaian Diri Setiap individu dalam menjalani hidupnya selalu memiliki persepsi sebagai hasil penghayatannya terhadap berbagai stimulus yang berasal dari lingkungannya. Tidak jarang perpsepsi dipahami sebagai suatu perncerminan yang sempurna tentang realitas . Padahal sesungguhnya tidak demikian. Setidaknya ada tiga alasan yang mendukung bahwa persepsi itu bukanlah cerminan dari realitas. Pertama, indera yang dimiliki oleh manusia tidak dapat memberikan respons terhadap semua aspek yang ada dalam lingkungan. Kedua, manusia seringkali melakukan persepsi terhadap stimulus-stimulus yang pada kenyataannya tidak ada. Ketiga, persepsi m...

Waktu sebagai Alat yang Unik

Kebanyakan orang menyadari suatu hal lagi mengenai waktu : waktu adalah alat. Terlebih pula, waktu adalah alat yang unik. Waktu tidak dapat dikumpulkan seperti uang atau ditumpuk seperti bahan-bahan baku. Kita harus menghabiskannya, apakah kita ingin atau tidak, dan dalam, jumlah tertentu, yakni 60 detik setiap menit. Waktu tidak dapat dipasang atau dimatikan seperti lampu atau mesin atau diganti seperti manusia. Waktu yang telah lewat tidak dapat ditarik kembali. Namun, kita dapat menentukan cara kita melewatkan waktu. Seperti halnya dengan alat-alat lain, waktu itu digunakan secara efektif atau disalahgunakan. Waktu merupakan alat kritis untuk seorang pemimpin. Curtis Jones mengemukakan bahwa pengurangan waktu untuk penyelesaian tugas-tugas seorang pekerja/pengusaha perlu perhatian yang sama banyaknya seperti yang dilakukan oleh para usahawan untuk membuat keuntungan yang sebesar mungkin. Para penerbit “Bussiner Week” menyetujui pendapat Jones bahwa alat yang paling kritis untuk...

Bekerja Keras adalah Ibadah

Apa tujuan hidup manusia dilahirkan ke dunia ini? Tentunya pasti mempunyai misi dan visi yang jelas dan terarah. Karena manusia di dunia ini adalah ciptaan Alloh SWT, maka manusia itu wajib tunduk kepada aturan-aturan Yang Maha Pencipta. “Dan Aku (Alloh) tidak menjadikan jin dan manusia, melainkan untuk menyembah Aku .” (QS. Adz-Dzariyat (51) ayat 56)). Kata ‘menyembah’ dalam ayat tersebut di atas berasal dari kata dasar sembah . Apakah sembah itu? Sholat, puasa, zakat dan haji itu sendiri, bukanlah merupakan sembah sebagaimana diartikan menurut kebanyakan orang dan masyarakat selama ini. Rukun-rukun itu  merupakan alat untuk menciptakan karakter (sikap mental) kepatuhan dalam manusia. Semua itu adalah sebagai alat untuk memacu atau mendorong manusia agar beramal sholeh, berbuat kebajikan. Puncak dari amal sholeh itu adalah kerja keras untuk kemaslahatan bagi seluruh makhluk hidup di muka bumi. Jadi pengertian menyembah atau beribadah menurut pengertian yang hakiki, tidaklah c...

Kesadaran yang Dipaksakan untuk Meningkatkan Produktifitas Pertanian

Ada suatu cara untuk meningkatkan produktifitas pertanian di perdesaan. Salah satunya dengan mengadakan konsolidasi lahan. Lahan-lahan yang terpetak-petak dalam ukuran kecil bisa disatukan menjadi  lebih besar demi efektiftas dan efisiensi lahan. Konsolidasi lahan pertanian dimaksudkan sebagai salah satu bentuk pengelolaan usaha pertanian dalam rangka peningkatan produksi pertanian, khususnya produksi pangan. Di satu pihak , perkembangan ekonomi yang pesat akhir-akhir ini telah mengancam keberlangsungan usaha pertanian, terutama di wilayah pertanian yang berbatasan dengan perkotaan. Pengembangan usaha yang berorientasi ekonomi telah mendorong peningkatan akses trasnportasi, terutama pembangunan jaringan jalan, pengembangan aneka industri dengan pembangunan kawasan industrinya, pembangunan perumahan, perkantoran, pasar dan sebagainya. Semua kegiatan pembangunan ekonomi ini membutuhkan lahan pertanian ke penggunaan lain di luar pertanian. Di pihak lain, kebutuhan pangan dan prod...

Mempengaruhi Massa dengan Tulisan

Beberapa hari ini saya membaca sebuah buku yang bercerita tentang dengan beberapa buku yang mempengaruhi kondisi dunia. [1] Dari buku itu, ada hikmah yang bisa diambil dimana sebagai penulis kita bisa mempengaruhi banyak orang melalui tulisan kita. Sejak dulu, pikiran manusia bisa dipengaruhi oleh tulisan dalam buku ataupun selebaran. Kini, buku tidak hanya dalam bentuk cetak manual tetapi juga dalam bentuk digital. Maka dari itu, suatu yang sangat  bermanfaat apabila bisa menulis dan menyebarkan pikiran kita di internet. Di era digital, tulisan di dunia maya bisa mempengaruhi banyak orang karena begitu mudahnya ide kita tersebar ke seluruh dunia. Pengaruh itu mungkin tidak terasa dalam waktu dekat, tetapi perlu proses. Suatu ide yang tersampaikan akan masuk kedalam pikiran kemudian timbulah kesadaran akan ide yang dimaksud. Banyak contoh, bagaimana suatu komunitas bahkan bangsa dari suatu negara  bisa tergerak pikirannya karena sebuah tulisan. Contohnya, Thomas Paine...