Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Persepsi Waktu dalam Budaya Pedesaan

K enapa Persepsi Waktu Penting untuk Dibahas? Ketika terbersit ide untuk menulis essay mengenai persepsi waktu, saya mencoba untuk menemukan arti penting dari isi pembahasannya. Saya terus bertanya-tanya, kenapa warga desa begitu 'tenang-tenang saja' ketika globalisasi dicanangkan di dunia . Saya belum bisa memahami kenapa warga desa tidak begitu tertarik dengan persaingan antar bangsa dimana setiap negara berlomba untuk menjadikan diri mereka unggul. Kesadaran warga akan waktu menjadi menjadi faktor penting dalam pembangunan. Apabila seseorang menyadari akan waktu yang begitu berharga maka akan bisa memanfaatkannya. Ada pertanyaan yang memerlukan jawaban, yakni : Bagaimana warga memanfaakan waktu dalam hidupnya? Bagaimana warga memanfaatkan waktunya untuk membangun masa depan? Orientasi warga terhadap masa sekarang lebih dominan dibandingkan masa depan. [1] Apa yang dipikirkan warga lebih kepada bagaimana bisa menikmati saat ini bukan kepada bagaimana menikmati mas...

Frustasi Orang Tua di Pedesaan

Situasi yang Tidak Terkira Sebelumnya Ada hal menarik ketika saya berbincang dengan seorang Petani tentang anaknya. Beliau, sudah sepuh _usianya lebih dari 60 tahun_, mengeluh tentang anaknya yang sulit mendapatkan pekerjaan padahal punya pendidikan yang jauh lebih tinggi dari dirinya sendiri. Waktu itu kami berbincang di tengah pesawahan yang sedang mengering karena hujan tidak turun sudah sejak lama. Wajahnya menyiratkan kelelahan, darinya kita bisa menerka betapa kesulitan hidup sudah 'berkawan' dengannya. Sebagai anak muda, saya hanya bisa mendengar keluhan si Kakek tentang situasi desa yang belum bisa memberikan kehidupan lebih baik bagi dirinya. Situasi kehidupan di pedesaan baginya tidak bisa menjadi tumpuan bagi anak-cucunya. Si Kakek menjadi figur yang mewakili banyak orang tua di pedesaan. Mereka terlahir dalam situasi yang kurang menguntungkan. Wajar, jika mereka pun mengharapkan kehidupan yang lebih baik bagi generasi penerusnya. Satu hal yang menjadi sorotan...