Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Menyambut Jalan Tol Getaci

Jika ingin makmur, maka bangunlah jalan raya. Ungkapan tersebut adalah pepatah kuno Tiongkok yang populer di kalangan warga desa di wilayah-wilayah pegunungan terpencil. Saya membaca dari Halaman Facebook Xinhua, sebuah berita tentang pembangunan jalan raya telah menjadi prioritas dalam upaya pengentasan kemiskinan di Cina. Pepatah Cina tersebut sepertinya bukan hanya berlaku bagi orang sana. Membangun jalan memang sebuah keharusan. Di mana pun manusia berada maka membangun jalan sebuah keniscayaan, kebutuhan untuk mobilitas, keterbukaan informasi, dan ekspansi.  Gambar: Antara via Pikiran Rakyat Ketika mendapati berita tentang pembangunan jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap saya hanya ingin tahu bagaimana persepsi  warga . Apakah hal yang terpikir dalam benak warga sama dengan apa yang ada dalam pikiran saya tentang betapa pentingnya sebuah pembangunan jalan tol. Jika orang Cina menganggap pembangunan jalan raya sebagai sebuah cara untuk mencapai kemakmuran maka saya meras...

Terikat dengan Tanah

Saya menonton tayangan tentang bangsa Mongol yang memiliki tradisi menggembala di padang rumput. Keadaan mereka jauh berbeda dengan kami di pulau Jawa.  Padang rumput yang hijau di musim panas dihiasi oleh kawanan domba berbulu putih dan belang-belang. Kawanan itu hanya diawasi oleh satu atau dua orang saja. Tidak jauh dari tempat si ternak merumput, ada sebuah ger berbahan kulit ternak. Di sampingnya, ada seorang wanita yang sedang memasak. Tampak asap mengepul ke udara membentuk garis putih di sela hijaunya padang rumput dan langit yang biru cerah.  Saya tidak sedang menceritakan lanskap Mongolia yang indah. Mari kita cermati bagaimana perilaku bangsa nomaden Mongolia yang tidak memiliki kebiasaan mengolah tanah. Sebuah bangsa yang terkenal haus akan petualangan serta pengalaman menjelajahi dunia baru. Menganggap jika menetap bisa satu tempat terasa membosankan. Atau, gairah untuk mencari suasana baru memang lebih besar dibandingkan menikmati apa yang telah ada dalam waktu l...