Jika berpikir itu permainan, mungkin akan terasa menyenangkan. Sayangnya, saya memperoleh doktrin jika kegiatan berpikir bukanlah bentuk permainan. Berpikir merupakan sesuatu yang serius, dianggap berbeda dengan permainan. Kata permainan identik dengan kesenangan dan membuang-buang waktu. Dalam bayangan, permainan identik dengan sepakbola, catur, atau gim video. Sedangkan berpikir senantiasa identik dengan logika matematika dan hitung-hitungan. Kegiatan ini bukanlah menjadi bagian dari budaya kami. Entah sejak kapan, masyarakat kami tidak dibentuk oleh prosés berpikir. Bahkan, mendengar kata "berpikir" pun terkesan berat serta jauh dari jangkauan. Menurut KBBI pengertian berpikir adalah menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu; menimbang-nimbang dalam ingatan. Saya merasa tidak puas dengan pengertian berpikir sebagaimana demikian, belum bisa menguraikan bagaimana prosés berpikir hingga mencapai hasil akhir. Saya pun membuka sebuah artikel da...
Selamat datang di blog pribadi ayomembangundesa.blogspot.com. Tempat untuk kita berbagi cerita.