Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Melengkapi Rumah dengan Taman Bermain

Saya suka anak kecil. Jika Alloh mengizinkan saya ingin membangun taman bermain bagi anak-anak. Ini penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Mereka membutuhkan tempat untuk mengekspresikan diri mereka supaya tumbuh menjadi manusia-manusia yang kreatif. Keamanan dan keleluasaan menjadi keharusan bagi anak-anak. Jika selama ini taman bermain cenderung terbuat dari benda-benda keras maka nanti saya akan membuatnya dari benda-benda lunak seperti busa

Gairah itu Anugerah

Gairah atau pashion setiap orang berbeda-beda. Ada orang yang bergairah menjadi olahragawan, pengusaha, pengajar, petani dan lain-lain. Semua itu adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa. Dia telah memberikan gairah seseorang dalam menekuni minatnya karena manusia mempunyai peran masing-masing dalam masyarakat. Gairah itu datang begitu saja tidak bisa dijelaskan kenapa dan bagaimana itu muncul. Ketika kita begitu bersemangat mengerjakan sesuatu maka itulah pashion kita. Ketika perbedaan itu memberikan manfaat antar sesamanya maka keharmonisan hidup akan tercipta. 

Mempersiapkan Hidup untuk Sepuluh-Duapuluh Tahun Kedepan

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi sepuluh hingga duapuluh tahun ke depan. Ketidakpastian senantiasa menyelimuti kita. Kondisi dunia yang semakin tidak menentu turut mempengaruhi kehidupan pribadi kita. Kita tidak tahu jika kekacauan atau kesejahteraan akan menghampiri kita. Namun, kita harus selalu optimis menyambut masa depan untuk menjadi lebih baik. Sudah sepatutnya kita mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kondisi yang terjadi. Ketika kemenangan itu datang maka kita pun sudah siap sehingga tidak terlena. Begitupun ketika goncangan datang maka kita sudah mempersiapkan fisik dan mental kita untuk tetap bertahan. Secara fisik kita sudah melatih tubuh kita untuk tahan terhadap segala kondisi. Kita harus sudah siap untuk bekerja di mana saja dan kapan saja baik di sawah, hutan atau gedung perkantoran. Hanya bangsa yang siap bekerja dalam segala kondisilah yang selalu menjadi pemenang di pentas dunia. Bangsa Amerika terkenal sebagai bangsa petualang dan pekerja keras. Mer...

Memberitahu dengan Bukti yang Bisa Diikuti

Memang tidak mudah memberi tahu orang sekedar dengan teori. Sudah menjadi tipe masyarakat kita yang tidak percaya teori tetapi perlu bukti. Berangkat dari alasan ini maka saya tidak banyak bicara tentang konsep peternakan- pertanian terpadu kepada masyarakat. Saya lebih suka memberi tahu mereka dengan bukti. Menurut pengalaman dan pengamalan, tidak cukup memberitahu masyarakat dengan kata. Bila seperti itu, lebih banyak dicela daripada didengar. Sering saya melihat kiai yang tidak didengar oleh umatnya sendiri karena tidak bisa membuktikan perkataannya. Apalagi saya yang hanya anak muda. Saat ini, cara berpikir masyarakat sudah cerdas. Mereka tidak hanya mengikuti apa yang mereka terima, tetapi meneliti terlebih dahulu kebenarannya. Dalam hidup memang penuh resiko. Resiko itu harus diambil ketika kita membayangkan kehidupan yang lebih baik di masa depan. Bagi saya, biarlah hari ini bersusah-payah membangun berbagai sarana yang diperlukan. Bila nanti sudah tiba waktunya, maka akan...

Teknologi untuk Memudahkan Kerja

Manusia diciptakan dengan akal untuk digunakan berpikir. Setiap pekerjaan yang dilakukan manusia lahir dari proses berpikir sebagai upaya untuk bertahan hidup. Proses berpikir ini menghasilkan banyak barang dan jasa yang bisa digunakan bahkan diperjualbelikan. Dari proses itu lahirnya interaksi yang saling menguntungkan. Menguntungkan adalah kata kunci dari alasan manusia untuk berpikir. Jika tidak menguntungkan dirinya atau lingkungannya maka manusia sepertinya malas untuk berpikir. Hasil dari sebuah pemikiran akan terasa menguntungkan jika diimplementasikan dalam kehidupan keseharian suatu individu atau masyarakat. Teknologi sebagai salah satu  buah pikir manusia akan terasa manfaatnya karena diterapkan. Teknologi sesederhana apapun itu, ternyata sangat membantu manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Misalnya, teknologi pertanian yang terus berkembang dari zaman ke zaman telah banyak membantu untuk menyediakan bahan pangan. Jika dulu hanya menggunakan cangkul maka se...

Bagaimana Para Petani Berpikir

Saya berdiskusi dengan Bapak saya di rumah tentang bagaimana cara berpikir petani. Saya mengatakan kepada beliau bahwa saya kurang mengerti bagaimana cara petani berpikir. Bahkan, seorang profesor pun tidak mampu menjawab pertanyaan itu. Ada banyak hal yang masih sulit dimengerti apa sebenarnya yang diinginkan para petani supaya mereka lebih maju dan sejahtera. Ada banyak yang berpendapat bahwa cara berpikir para petani yang sulit berkembang karena tingkat pendidikan mereka yang rendah. Namun, tidak sedikit orang yang berpendidikan tinggi justru enggan menjadi petani. Atau, petani dengan tingkat pendidikan setingkat SMA pun tidak menjadi mereka bisa berkembang. Apakah tinggi atau rendahnya pendidikan tidak mempengaruhi cara berpikir seseorang?