Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Memilih Profesi Menurut Al-Qur'an

Ada beberapa profesi yang menandakan ketahanan suatu bangsa apabila digeluti dengan maksimal. Hal tersebut termaktub dalam Al-Qur’an, hanya saja kaum Muslimin tidak menyadari hal ini. Kita bisa melihat negara-negara maju seperti Eropa, Amerika, Jepang dan Korea bagaimana mereka sangat memaksimalkan bidang-bidang dibawah ini. Perniagaan/Perdagangan …Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba...   (QS. AlBaqoroh ayat 275) Pertanian/Bercocok Tanam dan Industri Manufaktur Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air, supaya mereka dapat Makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka Mengapakah mereka tidak bersyukur?  (QS. Yasin ayat 34-35) Peternakan  Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; Maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan. Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman… (QS. Yasin ayat 72...

Kekeringan : Alloh Memperingatkannya Sejak Dulu

“ dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. ” (QS. Al-Baqoroh ayat 155) Sejak lama Alloh SWT sudah memperingatkan bahwa akan  memberikan cobaan berupa kekurangan pangan. Kekeringan yang terjadi saat ini semestinya bisa menjadi pelajaran bahwa ayat-ayat Al-Qur’an sangat relevan dengan kehidupan keseharian kita. Al-Qur’an tidak hanya berbicara mengenai kehidupan akhirat tetapi juga memberikan petunjuk bagaimana kita menjalani kehidupan di dunia ini. Kekeringan yang mengakibatkan kegagalan panen bagi banyak petani di Nusantara merupakan pertanda bahwa ayat-ayat Alloh itu benar adanya. Ummat Islam wajib mengimani kondisi ini sebagai cobaan dari Alloh. Dengan mental yang kuat, Insya Alloh kita bisa melewati semua ini. Kesabaran, itulah solusi yang diberikan Alloh untuk kita. Artinya, kita mesti sabar dalam artian sabar yang dinamis b...

Pertumbuhan Dunia Modern : Acuan Bagi Warga Perdesaan

Berikut adalah beberapa catatan yang berasal dari buku Pertumbuhan Dunia Modern , semoga bisa menjadi acuan/pertimbangan  berpikir kita sebagai pembaca. Renaissance  itu bersifat “faustis”, tetapi sifat yang dimaksud itu bukanlah usaha perseorangan untuk melepaskan diri dari segala sesuatu, tetapi kehendak yang tak pernah puas akan menyelami diri sendiri dengan jalan menyerahkan diri kepada hal yang mutlak atau tak terhingga. Sifat perseorangan yang rasionalistis hamp i r tak tampak. Cita – cita dan ilmu pengetahuan yang eksak dan berdiri sendiri belum tumbuh diantara cita-cita yang dikemukakan beramai-ramai tentang menyelami alam dengan cara keagamaan dan tasawuf . [1] … “Tak mungkin manusia berusaha menghampiri Tuhan, jika Tuhan tak menghampiri manusia”. [2] … Merleau Ponty, ahli filsafat dan ilmu jiwa Perancis, mengemukakan tiga tanda yang khas dari Eropa dalam kelakuan dan sikap: 1.        Adalah sifat Eropa yang khas untuk men...

Warisan Ilmu untuk Pembangunan Pedesaan

" D an berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir): "Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; Maka Inilah hari berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak meyakini(nya)." (QS. Ar-Rum ayat 56)    "N iscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan " (QS. Al-Mujadillah ayat 11) Industri sebagai Pranata Ilmiah Apabila kita membicarakan pranata pengemban ilmu pengetahuan maka biasanya yang terlintas dalam kiran kita adalah lembaga pendidikan seperti sekolah. Hal itu menjadi dapat dipahami karena fokus perhatian masyarakat akan ilmu pengetahuan hanya tertuju pada lembaga pendidikan formal. Situasi di atas seakan sudah maklum. Sehingga, apabila seseorang ingin menuntut ilmu maka akan berbondong-bondong masuk sekolah hingga...