Foto: Hartono Subagio via www.pexels.com Sejak masa kanak-kanak, saya senantiasa kebingungan ketika memilih topik obrolan. Bukan karena tidak mengerti apa yang diobrolkan oleh orang-orang di sekitar. Saya hanya heran, kenapa orang-orang sekitar enggan untuk membicarakan perihal perkara di luar keseharian? Sebuah kejadian yang berulang, apabila ada saudara atau tetangga--kebetulan banyak pula tetangga masih ada ikatan saudara--yang datang ke rumah. Tanpa ditanya tak dinyana, mereka yang tiba langsung membuka obrolan. Topik pembicaraan ringan. " Eh , tahu nggak sih , si Fulan tuh begini-begitu." Kami yang sedang menikmati tontonan televisi, lantas tak bisa mengelak untuk memperhatikan pertanyaan. Maka terjadilah obrolan keseharian yang sudah bisa ditebak akhirnya. Begitulah, banyak orang di sekitar saya enggan untuk membicarakan perihal abstrak. Apabila membicarakan sesuatu yang belum pernah dicerap oleh indera, maka mereka ramai-ramai untuk menolak. Kultur kami, seakan...
Selamat datang di blog pribadi ayomembangundesa.blogspot.com. Tempat untuk kita berbagi cerita.