Langsung ke konten utama

Mengumpulkan Insinyur di Desa

Insinyur adalah sosok yang sangat penting dalam pembangunan, termasuk pembangunan di pedesaan. Untuk itu, harus ada perlakuan khusus bagi para insinyur ini.

Teknologi dan industri memegang peranan penting dalam memajukan perekonomian suatu negara sebut saja Amerika Serikat, Jerman, Jepang dan sosok penting dibalik kemajuan teknologi negara tersebut adalah ketersediaan insinyur yang kompeten dan banyak.

Menurut sebuah laporan dari The National Academies di AS menyebutkan sebesar 85% pertumbuhan pendapatan perkapita di AS disebabkan oleh kemajuan teknologi.

Oleh karena itu, sebaiknya keberadaan insinyur  dikumpulkan di satu tempat atau kota sehingga mereka lebih fokus luntuk menciptakan inovasi teknologi untuk Indonesia.

Pengamat prihatin apabila Jakarta menjadi tumpuan kota politik, sosial, dan teknologi. Hal itu, berbeda dengan apa yang terjadi di India. Di India, setiap kota memiliki tumpuan yang berbeda-beda, politik ada di New Delhi, sosial atau hiburan ada di Bombay, sedangkan teknologi di sekitar kota-kota tersebut.

Jadi, jika ada masalah politik di Delhi, hal itu tidak ada akan menular ke kota-kota lainnya yang menopang industri. Hal itu tentu berbeda dengan di Jakarta, jika di Jakarta ada masalah politik, ya sudah, hal itu akan berdampak ke semuanya.

Selain itu, pemerintah harus fokus mencetak insinyur lokal yang berkompeten dan lebih menggunakan tenaga mereka dibanding merekrut insinyur asing untuk memajukan industri Indonesia.

Satu hal lagi, pemerintah harus memberikan renumerasi terhadap profesi insiyur di Indonesia karena peran insyur yang sangat penting.

Para insinyur perlu memiliki forum untuk mempresentasikan ide-idenya. Forum itu menjadi ajang untuk bersilturahmi dan bertukar pikiran. Para pengusaha bisa memfasilitasi forum ini karena memiliki kepentingan untuk kemajuan usahanya.

Para insinyur ini bisa terpenuhi segala kebutuhannya tanpa harus memikirkan hal lain selain ilmu pengetahuan. Mereka juga perlu penghargaan dan perlindungan kekayaan intelektual sehingga bisa memotifasi untuk terus berkarya. Dengan visi yang jelas, yakni industrialisasi masyarakat _maka hasil penelitian mereka akan tertuju pada masa depan yang lebih mapan.

Apabila desa bisa menjadi tempat yang baik untuk mengisolasi para insinyur maka kita harus menyediakan tempat untuk itu. Desa bisa menjadi tempat nyaman untuk mengadakan penelitian dan pengembangan. Dengan fasilitas pendukung yang baik, desa bisa menjadi pusat penelitian dan penerapan teknologi.

Sumber : http://www.antaranews.com/print/265425/mau-it-indonesia-maju-isolasi-insinyur


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kayu Bakar untuk Bertahan Di Tengah Kesulitan

Ketika ktia kelelahan mencari sesuatu yang tidak ada atau jauh dari kediaman, maka melihat ke sekeliling bisa menjadi solusi. Bapa saya akhir-akhir ini rajin membelah kayu-kayu yang tumbuh di sekitar rumah. Untuk bahan bakar, demi menghemat anggaran belanja. Menanak nasi dan memasak air di atas tungku, tidak banyak menggunakan kompor demi usaha penghematan. Ketika banyak orang, sibuk mencari uang untuk membeli kebutuhan rumah tangga maka Bapa saya lebih suka menanam pepohonan. Ketika pohon itu sudah besar, manfaatnya begitu banyak. Salah satu yang saat ini dirasakan adalah kesanggupan kami untuk sekedar bertahan hidup di kala ekonomi sedang tidak baik. Meskipun negara sedang dilanda banyak bencana, kami bisa bertahan demi sekedar makan. Alhamdulillah.

Beternak Kerbau Rawa di Pinggiran Hutan Rawa

  Kerbau Rawa di Kalimantan (Sumber: Antara) Saya punya rencana untuk mengembalikan fungsi lahan kebun sawit menjadi tutupan hutan dengan memanfaatkan peran kerbau rawa. Jika sebelumnya hutan "dikeringkan" untuk ditanami bibit sawit maka harus kembali "dibasahkan" dengan mengalirkan air sungai. Untuk keperluan pupuk dan sumber pendapatan warga maka kerbau rawa bisa menjadi alternatif.  Dalam bayangan pikiran saya, akan ada lahan sawit yang tidak produktif lagi karena faktor usia tanaman. Dalam keadaan demikian, waktu yang tepat untuk segera mengembalikan fungsi hutan. Namun, saya tahu ini bukanlah usaha yang mudah. Penduduk akan lebih tertarik untuk mengalihkan fungsi lahan untuk sesuatu yang komersil. Hanya saja, mengembalikan fungsi hutan merupakan sebuah keharusan. Tentu tidak mengorbankan warga yang membutuhkan sumber pendapatan.  Memelihara kerbau rawa adalah solusi. Ini dipilih karena beberapa alasan.  Pertama, penduduk punya kegiatan untuk mengalihkan énergi ...

Perencanaan Sosial

Perencanaan sosial ( social planning ) pada dewasa ini menjadi ciri yang umum bagi masyarakat-masyarakat yang sedang mengalami perubahan-perubahan atau perkembangan. Sebenarnya perencanaan sosial yang bertujuan untuk melihat jauh ke depan telah ada sejak dahulu dan telah pula dipikirkan oleh para sosiolog . Auguste Comte misalnya, berpendapat bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk melihat jauh ke depan serta mengendalikan tujuannya. Pernyataan tadi kemudian diperkembangkan lebih lanjut oleh Lester F. Ward yang mempergunakan istilah social telesis  untuk menunjuk pada arah yang dituju suatu masyarakat. [1] Menurut sosiologi, suatu perencanaan sosial harus didasarkan pada pengertian mendalam tentang bagaimana kebudayaan berkembang dari taraf yang rendah ke taraf modern dan kompleks dimana dikenal industri, peradaban kota dan selanjutnya . Selain itu harus pula ada pengertian terhadap hubungan manusia dengan alam sekitarnya, hubungan antara golongan-golongan dalam masyarakat ...