Langsung ke konten utama

Postingan

PIKIRAN YANG GEMBIRA

Suasana pikiran yang gembira dan optimis berhadapan dengan kesulitan-kesulitan membangkitkan tenaga dalam diri kita yang dapat melawan kesulitan-kesulitan itu dan segera memungkinkan kita melihat dengan terang kembali, bertindak dengan cerdik dan mendapat hasil-hasil yang diinginkan, daripada terus jadi korban dari pikiran kalut kita sendiri dan suasana-suasana yang telah ditariknya pada kita. Kalau anda cenderung menyalahkan suatu peristiwa kepada orang lain atau hal-hal di luar kemampuan anda -atau dikatakan "nasib buruk" -kesampingkanlah semua sikap mental yang merusak ini dan kendalikanlah diri sendiri. Bertekadlah untuk mengubah seluruh tinjaun hidup anda dalam waktu singkat. Ini dapat dilakukan. Dan, dengan gembira anda akan menyadari bahwa tidak ada kejadian yang kebetulan itu, bahwa selamanya ada tenaga penggerak di balik kejadian yang bagaimanapun tak berarti. (Dale Carnegie)

PENDIDIKAN MENENGAH YANG TERABAIKAN

Di negara terbelakang, termasuk Indonesia, mengabaikan fokus pada pendidikan menengah. Profesor Lewis menganggap orang-orang dengan pendidikan menengah sebagai "perwira dan perwira cadangan" dari suatu sistem ekonomi dan sosial. Sebagian kecil warga melanjutkan ke perguruan tinggi, tetapi jumlah personil yang diperlukan dengan pendidikan tinggi sangatlah kecil dimana rata-rata negara yang berpenduduk sampai lima juta dapat menguasainya dengan cukup baik tanpa memiliki universitas sendiri. Pejabat bisnis tingkat menengah dan atas hampir seluruhnya terdiri dari produk sekolah menengah, dan produk ini juga merupakan tulang punggung administrasi negara. Selain itu, pendidikan pertanian, pendidikan orang dewasa dan program latihan kerja diabaikan. Pendidikan orang dewasa akan membantu mengubah pandangan petani, mengasah keterampilannya dalam mengambil keputusan dan memberikan informasi yang diperlukan tentang praktek pertanian mutakhir. Pada perekonomian yang berorientasi pe...

Bonus Demografi Berpotensi Tumbuhkan Ekonomi

Harus dipersiapkan dengan kebijakan yang concern di bidang kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan. Jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Bahkan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksikan bahwa jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2035 mendatang berjumlah 305,6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 28,6 persen dari tahun 2010 yang sebesar 237,6 juta jiwa. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana mengatakan, meningkatnya jumlah penduduk pada tahun 2035 tersebut menyebabkan Indonesia menjadi negara kelima dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Meski begitu, peningkatan jumlah penduduk Indonesia tersebut dibarengi dengan meningkatnya penduduk berusia produktif (usia 15 tahun sampai 65 tahun). Menurut Armida, Indonesia telah memasuki bonus demografi (rasio ketergantungan terhadap penduduk tak produktif) sejak tahun 2012, yakni 49,6 persen. Atas dasar itu, penduduk Indonesia yang produkt...

Pengembangan Wilayah Pedesaan

Konsep pengembangan wilayah dikembangkan dari kebutuhan suatu daerah untuk meningkatkan fungsi dan perannya dalam menata kehidupan sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Pengaruh globalisasi, pasar bebas dan regionalisasi menyebabkan terjadinya perubahan dan dinamika spasial, sosial, dan ekonomi antarnegara, antardaerah (kota/kabupaten), kecamatan hingga perdesaan. Globalisasi juga ditandai dengan adanya revolusi teknologi informasi, transportasi dan manajemen. Revolusitersebut telah menyebabkan batas antara kawasan perkotaan dan perdesaan menjadi tidak jelas, terjadinya polarisasi pembangunan daerah, terbentuknya kota dunia (global cities), sistem kota dalam skala internasional, terbentuknya wilayah pembangunan antarnegara (transborderregions), serta terbentuknya koridor pengembangan wilayah baik skala lokal, nasional, regional dan internasional. Di kawasan Asia globalisasi telah menciptakan polarisasi pembangunan yang sangat signifikan dalam bentuk megau...

Teori Kepemimpinan Modern.

Kepemimpinan menjadi hal penting dalam pembangunan pedesaan. Ini beberapa teori tentang k epemimpinan.   Salah satu prestasi yang cukup menonjol dari sosiologi kepemimpinan modern adalah perkembangan dari teori peran (role theory) . Dikemukakan, setiap anggota suatu masyarakat menempati status posisi tertentu, demikian juga halnya dengan individu diharapkan memainkan peran tertentu. Dengan demikian kepemimpinan dapat dipandang sebagai suatu aspek dalam diferensiasi peran. Ini berarti bahwa kepemimpinan dapat dikonsepsikan sebagai suatu interaksi antara individu dengan anggota kelompoknya. Menurut kaidah, para pemimpin atau manajer adalah manusia-manusia super lebih daripada yang lain, kuat, gigih, dan tahu segala sesuatu (White, Hudgson & Crainer, 1997). Para pemimpin juga merupakan manusia-manusia yang jumlahnya sedikit, namun perannya dalam organisasi merupakan penentu keberhasilan dan suksesnya tujuan yang hendak dicapai. Berangkat dari ide-ide pemikiran, visi para pe...

Bakat dan Kreatifitas

Sebagai orang desa, sudah selayaknya kita memiiki kreatifitas. Berikut faktor yang mendukung dan menghambat kreatifitas.   Aspek Faktor Pendukung Faktor Penghambat Bakat Internal: ·    minat ·    motif berprestasi memadai ·    keberanian mengambil resiko ·    ulet dan tekun ·    kegigihan dan daya juang. Internal: ·    motivasi berprestasi rendah ·    takut mencoba sesuatu yang belum pernah dilakukan ·    mudah menyerah ·    malas Eksternal: ·    kesempatan maksimal untuk mengembangkan diri ·    sarana dan prasarana yang mendukung ·    dorongan orang tua/keluarga ·    pola asuh. Eksternal: ·    lingkungan yang tidak memberikan kesempatan anak untuk mengembangkan bakat ·    tidak tersedia...