Langsung ke konten utama

Berpikir Seperti Quaker

Kaum Quaker _yang selalu bertopi panjang_ di Amerika memiliki peranan yang sangat penting dalam kemajuan negaranya. Mereka adalah para pengusaha yang menggerakan perekonomian Amerika di abad 19. Apa yang ada dalam pikiran mereka untuk membangun sebuah negara adidaya? Andrew Carnegie salah satu contohnya.

Carnergie dan Era Baja
"Diatas kesakralan properti, peradaban bergantung", begitulah yang dikatakan Andrew Carnegie (1889) seorang pengusaha asal Amerika  abad ke-19. Andrew Carnegie sangat berperan dalam pesatnya kemajuan produksi baja. Carnegie datang dari Skotlandia saat ia masih bocah berumur 12 tahun. Ia memulai kariernya dengan bekerja sebagai seorang pesuruh di pabrik kapas, yang kemudian berlanjut dengan menjadi karyawan di sebuah kantor  telegraf fan di perusahaan Pennsylvania Railroad.  Pada tahun 1856, ketika umurnya belum mencapai 30 tahun, ia sudah melakukan investasi yang sangat pintar dan berpandangan jauh ke depan. Ia berkonsentrasi pada besi. Dalam beberapa tahun saja ia sudah menguasai atau memiliki saham di perusahaan yang membangun jembatan besi, rel kereta api dan lokomotif. Sepuluh tahun kemudian, pabrik baja yang ia bangun di Sungai Monongahela di Pensylvania menjadi yang terbesar di Amerika.
Kekuasaan Carnegie tidak terbatas pada pabrik-pabrik baru saja. Ia juga menguasai bisnis batu bara dan arang, biji besi dari Danau Superior, satu armada kapal di Danau Besar, kota pelabuhan di Danau Erie, serta jalur rel kereta api yang saling berhubungan. Perusahaan Carnegie, bersama belasan perusahaan sekutunya, bisa meminta perjanjian yang menguntungkan dari perusahaan kereta api dan pelayaran. Pertumbuhan industri yang tidak tertandingi seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya di Amerika.
Sekalipun Carnegie lama mendominasi dunia industri, ia tidak pernah mendapatkan monopoli penuh atas sumber daya alam, transportasi, maupun pabrik industri yang terlibat dalam pembuatan baja. Pada tahun 1890-an, muncul perusahaan-perusahaan lain yang mencoba menggoyah dominasinya. Awalnya, karena terpukul dengan munculnya pesaing ini, Carnegie mengancam akan membangun kompleks bisnis yang lebih besar lagi. Tapi sekarang, di usianya yang sudah senja dan kondisi fisiknya yang menurun, ia terbujuk untuk menggabungkan perusahaannya dengan sebuah organisasi yang akhirnya akan merangkul sebagian besar pemilikan baja dan besi yang paling penting di Amerika.

Investasi Jangka Panjang: Pabrik, Angkutan, Pertanian dan Perumahan
Diantara dua perang besar, Perang Saudara dan Perang Dunia I _Amerika Serikat menjadi dewasa. Dalam periode kurang dari 50 tahun, Amerika berubah dari republik pedesaan menjadi sebuah negara perkotaan. Semua daerah liar menghilang. Pabrik-pabrik besar dan peleburan baja, jalur kereta transkontinental, kota-kota yang berkembang dan usaha pertanian besar-besaran semuanya tumbuh subur di negara ini. Pertumbuhan dan pengaruh ekonomi memunculkan juga masalah-masalah yang berkait dengannya. Secara nasional, bisnis mendominasi seluruh industri, termasuk yang berdiri sendiri maupun yang kerja sama. Kota berkembang dengan sangat cepat, maka menyediakan perumahan menjadi problem tersendiri.

(sumber: Garis Besar Sejarah Amerika, Departemen Luar Negeri AS, 2004)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kayu Bakar untuk Bertahan Di Tengah Kesulitan

Ketika ktia kelelahan mencari sesuatu yang tidak ada atau jauh dari kediaman, maka melihat ke sekeliling bisa menjadi solusi. Bapa saya akhir-akhir ini rajin membelah kayu-kayu yang tumbuh di sekitar rumah. Untuk bahan bakar, demi menghemat anggaran belanja. Menanak nasi dan memasak air di atas tungku, tidak banyak menggunakan kompor demi usaha penghematan. Ketika banyak orang, sibuk mencari uang untuk membeli kebutuhan rumah tangga maka Bapa saya lebih suka menanam pepohonan. Ketika pohon itu sudah besar, manfaatnya begitu banyak. Salah satu yang saat ini dirasakan adalah kesanggupan kami untuk sekedar bertahan hidup di kala ekonomi sedang tidak baik. Meskipun negara sedang dilanda banyak bencana, kami bisa bertahan demi sekedar makan. Alhamdulillah.

Beternak Kerbau Rawa di Pinggiran Hutan Rawa

  Kerbau Rawa di Kalimantan (Sumber: Antara) Saya punya rencana untuk mengembalikan fungsi lahan kebun sawit menjadi tutupan hutan dengan memanfaatkan peran kerbau rawa. Jika sebelumnya hutan "dikeringkan" untuk ditanami bibit sawit maka harus kembali "dibasahkan" dengan mengalirkan air sungai. Untuk keperluan pupuk dan sumber pendapatan warga maka kerbau rawa bisa menjadi alternatif.  Dalam bayangan pikiran saya, akan ada lahan sawit yang tidak produktif lagi karena faktor usia tanaman. Dalam keadaan demikian, waktu yang tepat untuk segera mengembalikan fungsi hutan. Namun, saya tahu ini bukanlah usaha yang mudah. Penduduk akan lebih tertarik untuk mengalihkan fungsi lahan untuk sesuatu yang komersil. Hanya saja, mengembalikan fungsi hutan merupakan sebuah keharusan. Tentu tidak mengorbankan warga yang membutuhkan sumber pendapatan.  Memelihara kerbau rawa adalah solusi. Ini dipilih karena beberapa alasan.  Pertama, penduduk punya kegiatan untuk mengalihkan énergi ...

Perencanaan Sosial

Perencanaan sosial ( social planning ) pada dewasa ini menjadi ciri yang umum bagi masyarakat-masyarakat yang sedang mengalami perubahan-perubahan atau perkembangan. Sebenarnya perencanaan sosial yang bertujuan untuk melihat jauh ke depan telah ada sejak dahulu dan telah pula dipikirkan oleh para sosiolog . Auguste Comte misalnya, berpendapat bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk melihat jauh ke depan serta mengendalikan tujuannya. Pernyataan tadi kemudian diperkembangkan lebih lanjut oleh Lester F. Ward yang mempergunakan istilah social telesis  untuk menunjuk pada arah yang dituju suatu masyarakat. [1] Menurut sosiologi, suatu perencanaan sosial harus didasarkan pada pengertian mendalam tentang bagaimana kebudayaan berkembang dari taraf yang rendah ke taraf modern dan kompleks dimana dikenal industri, peradaban kota dan selanjutnya . Selain itu harus pula ada pengertian terhadap hubungan manusia dengan alam sekitarnya, hubungan antara golongan-golongan dalam masyarakat ...