Langsung ke konten utama

Postingan

Mengumpulkan Insinyur di Desa

Insinyur adalah sosok yang sangat penting dalam pembangunan, termasuk pembangunan di pedesaan. Untuk itu, harus ada perlakuan khusus bagi para insinyur ini. Teknologi dan industri memegang peranan penting dalam memajukan perekonomian suatu negara sebut saja Amerika Serikat, Jerman, Jepang dan sosok penting dibalik kemajuan teknologi negara tersebut adalah ketersediaan insinyur yang kompeten dan banyak. Menurut sebuah laporan dari The National Academies di AS menyebutkan sebesar 85% pertumbuhan pendapatan perkapita di AS disebabkan oleh kemajuan teknologi. Oleh karena itu, sebaiknya keberadaan insinyur  dikumpulkan di satu tempat atau kota sehingga mereka lebih fokus luntuk menciptakan inovasi teknologi untuk Indonesia. Pengamat prihatin apabila Jakarta menjadi tumpuan kota politik, sosial, dan teknologi. Hal itu, berbeda dengan apa yang terjadi di India. Di India, setiap kota memiliki tumpuan yang berbeda-beda, politik ada di New Delhi, sosial atau hiburan ada di Bombay, ...

Desa Dalam Perdagangan Bebas

HAMBATAN DESA DI ERA PERDAGANGAN BEBAS Desa sebagai wilayah kesatuan hukum yang berkedudukan di wilayah NKRI tentunya tidak lepas dari obyek persaingan pasar bebas, bukan saja terhadap kualitas produk/barang yang di hasilkan desa, tetapi sumber daya manusia sebagai pengelola sumber daya alam, budaya dan modal sosial lainnya tentunya akan di hadapkan pada persaingan ekonomi. Pengembangan modal sosial di desa merupakan salah satu alternatif dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari di desa, sehingga secara tidak langsung daya saing pengelolaan modal sosial dan potensi sumber daya sangat menentukan kesejahteraan mayarakat desa Desa yang memiliki sumber daya yang luar biasa tidak akan menciptakan kesjahteraan di era persaingan bebas jika tidak mampu bersaing jika tidak di bangun upaya kreatif dalam mengembangkan modal sosial yang ada. Terbentuknya “socio-economic creative rural society or rural community” bila dikembangkan dengan meningkatkan daya saing akan mendorong pertumbuhan ...

Membangun Lingkungan yang Merangsang Kreatifitas

Kreatifitas adalah proses kemampuan individu untuk memahami kesenjangan-kesenjangan atau hambatan-hambatan dalam hidupnya, merumuskan hipotesis-hipotesis baru, dan mengkomunikasikan hasil-hasilnya, serta sedapat mungkin memodifikasi dan menguji hipotesis-hipotesis yang telah dirumuskan. Untuk dapat melakukan semua itu memerlukan adanya dorongan-dorongan dari lingkungan yang didasari oleh potensi-potensi kreatif yang telah ada dalam dirinya. Dengan demikian terjadi saling menunjang antara faktor lingkungan dengan potensi kreatif yang telah dimiliki sehingga dapat mempercepat berkembang kreatifitas pada individu yang bersangkutan. [1] Berdasarkan analisis yang dilakukan, Kroeber mengambil suatu kesimpulan bahwa munculnya para orang-orang kreatif tinggi dalam sejarah merupakan refleksi dari pola-pola perkembangan nilai-nilai sosial, yang meliputi ekonomi, politik, kebudayaan, dan peranan keluarga. Kelahiran mereka sebagai orang-orang yang berprestasi kreatif luar biasa dimungkinkan o...

Kebijakan Insentif Pertanian yang Tidak Efektif

Kebijakan pemerintah saat ini yang terkesan amat menitikberatkan pemberian insentif harga berupa subsidi input dan dukungan harga bukanlah kebijakan yang efektif, efisien dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan sektor pertanian, apalagi memacu pembangunan pedesaan. Kunci untuk memacu pertumbuhan sektor pertanian dan pedesaanialah peningkatan kapasitas produksi dan produktivitas melalui investasi, inovasi teknologi dan kelembagaan, dan per baikan infrastruktur. Kebijakan strategis yang dipandang sesuai untuk revitalisasi pertanian dalam rangka pemantapan ketahanan pangan ialah: (1) Liberalisasi sistem inovasi dengan mempermudah dan memfasilitasi peran serta lembaga penelitian swasta serta memperlonggar importasi teknologi; (2) Pemberian insentif dan terciptanya iklim investasi pertanian dan pedesaan utamanya untuk pembukaan lahan baru dan usaha non-pertanian di pedesaan;   (3) Pembangunan infrastruktur pertanian danpedesaan utamanya irigasi, transportasi, tele...

Transformasi Ekonomi Perdesaan

Salah satu hal yang paling krusial dalam transformasi ekonomi adalah adalah bagaimana memperluas pilihan masyarakat perdesaan dalam mencapai kesejahteraan hidupnya. Industrialisasi di perkotaan dan urbanisasi selama ini dan hingga beberapa dekade ke depan tidak dapat menjadi andalan transformasi ekonomi, mengingat telah terjadinya overurbanisasi di banyak kawasan perkotaan, utamanya kota metropolitan dan kota-kota besar lainnya. Oleh karenanya transformasi perdesaan harus berlangsung secara signifikan. Transformasi di perdesaan berlangsung melalui dua perspektif. Dari perspektif struktur ekonomi, kawasan perdesaan harus mampu menumbuhkan penyerapan tenaga kerja di sektor offfarm terutama melalui melalui pengembangan bioindustri perdesaan beserta sektor-sektor agro services dan kegiatan usahatani lainnya. Dari perspektif petani, diperlukan adanya transformasi petani di kawasan perdesaan, dari sosok petani yang dominan bekerja hanya bercocok tanam on-farm s...

Hasrat Berkelompok, Modal Tak Ternilai Bagi Warga Desa

Dalam hubungan kemasyarakatan, ada modal yang tidak ternilai dimana bisa memperkokoh gerakan roda perekonomian dan sosial. Modal tersebut harus dipelihara demi kepentingan bersama. Hasrat ingin berkelompok Didalam hubungan antara manusia dengan manusia lain, yang paling penting adalah reaksi yang timbul sebagai akibat hubungan-hubungan tadi. Reaksi tersebutlah yang menyebabkan tindakan seseorang menjadi bertambah luas. Sejak dilahirkan manusia sudah mempunyai dua hasrat atau keinginan, yaitu: pertama, Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain yang berada disekelillingnya (yaitu masyarakat). kedua, Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam di sekelilingnya. [1] Syarat disebut kelompok sosial Setiap himpunan manusia bisa dinamakan kelompok sosial dengan beberapa syarat: Pertama, Setiap anggota kelompok tersebut harus sadar bahwa dia merupakan sebahagian dari kelompok yang bersangkutan,  Kedua,    Ada sehubungan timbal balik antar...

Manajemen Sumber Daya Manusia : Pendekatan Sistem Sosial

Pendekatan sistem sosial Pendekatan ini berkembang mengikuti perkembangan aliran pemikiran yang semakin menghendaki perlakuan yang kebih manusiawi bagi para karyawan dalam suatu organisasi, seperti aliran Behavior Revisionist (1955-1970) dan Era Kesejahteraan (1930-sekarang). Dalam masa perkembangan ini, makin disadari bahwa pengelolaan SDM dalam organisasi bukanlah suatu proses yang sederhana. Banyak faktor yang mempengaruhi baik yang bersifat internal maupun yang bersifat eksternal. Oleh karena itu manajemen SDM harus ditempatkan sebagai suatu sistem sosial yang berada di dalam dan menjadi sub-sistem dari pendekatan sistem manajemen. Dalam pendekatan ini, maka falsafah manajemen yang digunakan adalah contingency management . [1] Kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial Setiap manusia mempunyai kebutuhan yang harus dipenuhinya, yang antara lan adalah kebutuhan yang berkaitan dengan kedudukannya sebagai makhluk sosial , seperti kebutuhan akan penghargaan, kebutuhan akan rasa...