Langsung ke konten utama

Postingan

Pertambahan Penduduk sebagai Modal Utama Pembangunan Pedesaan

Penduduk desa akan terus bertambah, seiring dengan itu mesti ada sebuah program yang menjadikan fenomena tersebut menjadi 'berkah' bukan sebaliknya. Sebelum program yang dimaksud dicanangkan, harus ada prinsip yang menjadi landasan berpikir atas apa yang akan dilakukan di kemudian hari. Bertambahnya penduduk dari hari ke hari sebagai imbas dari perubahan zaman. Saya mencoba melihat fenomena ini sebagai berkah dari Yang Maha Kuasa. Berpikir positif saja, bahwa ledakan demografi yang terjadi bukanlah sebagai 'biang masalah' sebagaimana yang ditakutkan banyak orang. Saya selalu melihat individu di muka bumi ini sebenarnya memiliki peran krusial bagi terbentuknya sebuah peradaban yang lebih baik. Abad 21 yang sedang kita jalani ini adalah abad ilmu pengetahuan. Maka dari itu, manusia yang lahir ke dunia sebenarnya 'menyimpan' pengetahuan tersembunyi yang dititipkan oleh Sang Illahi. Individu-individu inilah yang akan membangun desa, nantinya. Potensi tersembu...

Menghubungkan Antara Teori dan Kenyataan

Ketika ada keinginan untuk membangun daerah, maka mesti ada suatu teori yang cocok untuk diterapkan di sana. Kita bisa saja membuka banyak buku atau bertanya kepada para ahli mengenai bagaimana cara menata masa depan lingkungan. Namun, apakah teori yang telah kita pelajari bisa diwujudkan? Bagaimanakah cara kita untuk memahami 'pola-pola' penerapan suatu teori hingga bisa menjadi kenyataan? Perubahan kondisi sosial di suatu daerah, bagaimana pun akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana para penduduknya berperilaku . Manusia Indonesia memiliki cara tersendiri untuk membangun desanya. Hanya saja, ada banyak kesulitan yang sering dialami ketika suatu teori yang hanya dalam angan-angan sulit diwujudkan dalam kenyataan. Apakah perilaku yang ada itu memang hasil dari suatu ' setting' dari para pemangku kebijakan ataukah secara alami berjalan begitu saja. Hal yang sangat disayangkan, kita tidak dibiasakan untuk mewujudkan apa yang ada di pikiran dalam suatu kenyataan. Sel...

Klasifikasi Masyarakat Indonesia

Membangun desa pada dasarnya mengubah apa yang telah ada menjadi lebih baik. Sebelum perubahan itu dilakukan, kita mesti memahami realita masyarakat yang sedang kita hadapi. Koentjaraningrat (1971) secara makro menyusun klasifikasi masyarakat Indonesia menurut tipologi sosial budaya berdasarkan atas unsur-unsur perambanan dalam hal sistem adaptasi ekologis, sistem dasar kemasyarakatan dan gelombang-gelombang pengaruh kebudayaan luar yang pernah dialaminya. (1)     Tipe masyarakat berdasarkan sistem berkebun yang amat sederhana dengan keladi dan ubi jalar sebagai tanaman pokoknya dalam kombinasi dengan berburu dan meramu; penanaman padi tidak dibiasakan; sistem dasar kemasyarakatannya berupa komunitas terpencil tanpa diferensiasi dan stratifikasi yang berarti; gelombang pengaruh kebudayaan menaman padi, kebudayaan perunggu, kebudayaan Hindu dan Buddha serta Islam tidak dialami; isolasi bibuka oleh zending atau missi. Kelompok masyarakat tiper pertama antara lain orang...

Persepsi Mengenai Alam dalam Budaya Pedesaan

Alam Indonesia begitu indah, namun kenapa masyarakat kita tidak bisa memanfaatkannya dengan maksimal? Apakah budaya kita tidak mendukung untuk terlaksananya ekploitasi dan ekplorasi alam Nusantara? Persepsi sangat mempengaruhi bagaimana manusia berbuat. Semua berawal dari pikiran,  kita tidak bisa melihat apa yang telah terjadi sebagai sesuatu yang spontan begitu saja. Untuk itu, sebelum kita berbicara banyak mengenai kenapa pembangunan di pedesaan begitu lambat maka kita harus menelaah terlebih dahulu bagaimana orang desa mempersepsikan alam yang ada di sekitarnya. Memahami persepsi ini penting untuk bisa menentukan pola pembangunan seperti apa yang sesuai dengan budaya setempat. Misalnya, budaya yang sangat memelihara alam sebagai sumber penghidupan tidaklah cocok apabila diterapkan pola pembangunan industrial sebagaimana yang telah terjadi di kota-kota besar. Namun, kita pun tidak bisa stagnan begitu saja tanpa melakukan apa-apa. Untuk itu, konsep-konsep yang telah diteta...

Orientasi Nilai Budaya

Sebelum kita berbicara banyak hal tentang budaya, alangkah baiknya kita memahami terlebih dahulu orientasi nilai budaya di berbagai belahan dunia. 

Humaniora dan Pembangunan Sumberdaya Manusia

Humaniora  atau humanities adalah bidang-bidang studi yang berusaha menafsirkan makna kehidupan   manusia di dunia dan berusaha menambah martabat kepada penghidupan dan eksistensi manusia.  Bidang-bidang yang termasuk humaniora meliputi agama, filsafat, sejarah, bahasa dan sastra, pelbagai macam seni, dsb.. Manfaat pendidikan humaniora adalah memberikan pengertian yan lebih mendalam mengenai segi manusiawi daripada manusia, sebagai kebalikan dari aspek-aspek lainnya. Persepsi umum terhadap humaniora di masa lampau sangat negatif. Tetapi akhir-akhir ini mulai ramai dibicarakan kedudukan serta peranannya, terutama sebagai manifetasi timbulnya kesadaran   kaum cendekiawan maupun negarawan bahwa pembangunan nasional pada hakikatnya adalah pembangunan manusia Indonesia itu sendiri. Meskipun dalam proses industrialisasi itu teknokrasi tetap berperan pokok, sering tidak diindahkan bahwa agar proses itu dapat berjalan lancar, perlu diciptakan kondisi sosial budaya yang...

Kereta Api dan Pembangunan Pedesaan

Pembangunan pedesaan tanpa membangun infrastruktur tranportasi yang baik sepertinya tidak akan maksimal. Kereta api menjadi pilihan yang tepat sebagai penghubung antar daerah, karena sifatnya yang murah, anti macet dan dapat membawa begitu banyak penumpang.  Untuk bertumbuhnya suatu daerah, keberadaan kereta api menjadi prasyarat sebagaimana telah terjadi di banyak negara maju. Saya pernah memimpikan apabila ada jalur kereta api hingga ke berbagai pusat-pusat pertumbuhan di daerah. Sepertinya, penduduk tidak akan terkonsentrasi hanya di perkotaan tetapi akan menyebar hingga ke daerah. Apabila ada transportasi yang murah dan cepat yang bisa menghubungkan tempat tinggal dengan tempat bekerja, maka orang desa pun akan mempertimbangkan untuk tetap tinggal di desa walaupun harus mencari nafkah hingga ke kota. Konsep seperti di atas, sudah lama dipikirkan banyak ahli. Hanya saja, konsep ini sulit terwujud apabila tidak ada pembangunan di desanya sendiri. Penataan pemukiman yang ba...