Langsung ke konten utama

Revitalisasi Sungai Cimanuk


Revitaliasi sungai

Sungai menjadi salah satu sumber kehidupan  bagi warga pedesaan. Perannya begitu besar dalam berbagai bidang kehidupan mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan bahkan sektor manufaktur.  Sebagaimana kita tahu dalam bidang pertanian sungai memegang peranan dalam menunjang pengairan bagi sawah-sawah milik petani. Begitu juga bagi eksistensi perikanan, banyak nelayan air tawar yang memanfaatkan sungai untuk pembesaran ikan-ikan karena dianggap dapat memicu pertumbuhan ikan peliharaannya.  Jika kita kreatif, maka sungai dapat dimanfaatkan untuk sektor manufaktur seperti industri penyamakan kulit yang banyak menggunakan air. Selian itu, masih banyak bentuk pemanfaatan sungai di sekitar kita.
Banyak diantara kita tidak menyadari arti penting sungai untuk lestarinya kehidupan.  Sungai seakan tempat pembuangan sampah dimana warga dengan seenaknya membuang sampah. Bahkan, ada warga yang menambang pasir di sungai tanpa memperhatikan ekologi di dalamnya. Ikan-ikan, biawak, pepohonan dan organisme lain yang ada disana terganggu habitatnya sehingga mengancam kelestarian lingkungan untuk jangka panjang.
Memperhatikan semua itu, revitalisasi sungai perlu dilakukan. Ada beberapa hal yang menjadi fokus perhatian kita dalam upaya revitalisasi sungai yaitu:
Pertama, sungai harus dijaga kelestariannya.  Poin pentingnya adalah bahwa sungai dapat menjadi sumber penghidupan utama mulai kini hingga generasi selanjutnya. Sungai bukan sebagai sumber bencana tetapi sumber kehidupan yang bisa memberikan nilai sosial-ekonomis  dalam jangka panjang.
Kedua, sungai bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Bila nilai ekonomis sungai sudah ditemukan maka merekayasanya menjadi lebih penting. Rekayasa yang dimaksud adalah rekayasa ekologis yang bersifat konstruktif bukan destruktif.
Apabila dua hal diatas sudah kita perhatikan, maka langkah selanjutnya adalah membuat rencana pembangunan Daerah Aliran Sungai. Rencana tersebut meliputi pengembangan potensi, pemanfaatan dan upaya pelestariannya. Rencana tersebut tentu saja menjadi rencana bersama antara pemerintah, pengusaha dan warga di sepanjang aliran sungai. Apabila berbagai pihak merasakan manfaat maksimal maka diharapkan dapat menjaganya secara bersama dengan penuh kesadaran.

Pengembangan Potensi
Potensi sungai begitu banyak sehingga tidak bisa disebutkan satu persatu. Namun yang pasti, penggalian potensi sungai disesuaikan dengan kebutuhan warga dan masyarakat di luar daerah aliran sungai. Dalam tulisan ini saya akan memaparkan potensi sungai Cimanuk yang mengalir dari Kabupaten Garut hingga Kabupaten Indramayu. Potensi-potensi yang bisa dikembangkan adalah:
1.       Pemerintah telah merencanakan pemanfaatan sungai Cimanuk sebagai irigasi. Untuk menyambut itu, masyarakat harus memaksimalkan penggunaan air untuk meningkatkan produksi pertanian.
2.       Sungai Cimanuk bisa digunakan sebagai jalur transportasi alternatif disamping transportasi darat.
3.       Di sepanjang pinggir sungai Cimanuk bisa dijadikan kawasan industri baru. Akan ada banyak pabrik yang bisa dibangun mengikuti jalur aliran sungai. Pemanfaatan air sebagai sumber energi juga baik untuk menghemat  biaya produksi.
4.       Perumahan yang menghadap ke sungai menjadi tren saat ini dengan segala kelebihannya.
5.       Komunitas ilmiah bisa menggunakan sungai Cimanuk sebagai lokasi penelitian. Peran penelitian sangat penting untuk kelangsungan kehidupan sungai Cimanuk.

Rencana Pemanfaatan
Apabila saya diberi kelapangan rezeki oleh Alloh SWT, maka saya berencana untuk memanfaatkan sungai Cimanuk  untuk sebesar-besarnya kesejahteraan umat. Ada beberapa strategi pembangunan yang akan dilakukan dengan pertimbangan bahwa pembangunan yang akan dilakukan terintegrasi antara berbagai sektor di dalamnya. Misalnya, pemanfaatan pasir dan batu dari sungai untuk pemanfaatan pembangunan properti dan pabrik di sepanjang aliran sungai.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah membangun jembatan untuk menghubungkan akses jalan raya dengan kawasan industri yang diperkirakan jauh dari pemukiman. Jembatan dibangun dengan perencanaan matang dan biaya yang cukup mahal, untuk itu diperlukan kerjasama dengan pemerintah dan investor. Kawasan industri yang akan dibangun memerlukan material dan bahan baku sehingga jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses.
Apabila ada kemungkinan untuk membangun jalan langsung ke kawasan industri, maka inilah langkah selanjutnya. Jalan dibangun dengan kontruksi beton tetapi tidak melupakan aspek kenyamanan pengguna jalan. Pepohonan yang rindang di setiap sisinya menjadi hal yang wajib diusahakan. Untuk keamanan, jalan ini tertutup untuk umum sehingga hanya kendaraan perusahaan yang diperbolehkan melewatinya.
Sebagai langkah awal pembangunan kawasan industri, maka diawali dengan membangun pabrik bata ringan, beton, perahu barang dan penambangan batu/pasir. Pabrik-pabrik ini dibangun untuk menunjang kemajuan kawasan industri di kemudian hari. Apabila pembangunan bisa berjalan dengan baik di kemudian hari, maka keuntungan bisa diperoleh dalam jangka panjang. Investasi untuk masa depan demi perekonomian yang lestari memang perlu dilakukan. Saya berpendapat bahwa industri ini akan bisa bertahan lama karena kebutuhan manusia akan pembangunan infrastruktur fisik akan terus berlangsung. Di bawah bendera PT. Sawargi Group, kawasan industri ini bisa menjadi alternatif lokasi manufakturing di luar Bandung, Jababeka dan Pantai Utara Jawa Barat.
Ketika membangun kawasan industri maka jangan lupakan membangun perumahan untuk tempat tinggal karyawan. Peluang ini kita sambut dengan membangun banyak rumah susun dengan variasi harga. Saya terinspirasi dari kawasan kota Tembagapura, Papua dalam hal pembangunan kota industri. Tanpa mengesampingkan keasrian lingkungan, kota mandiri dibangun dengan penuh perencanaan. Begitu pun nanti, rekayasa infrastruktur fisik dan non-fisik perlu direncanakan dengan baik sehingga mengundang kenyamanan bagi penghuninya.
Jika diperlukan, dibangun dermaga-dermaga yang menghubungkan berbagai lokasi dengan menggunakan tranportasi sungai. Dermaga dibagi menjadi dermaga barang dan dermaga orang. Pemisahan dilakukan untuk memudahkan mobilisasi karena perbedaan kebutuhan.
Seperangkat aturan akan dibuat dengan tujuan memberikan kenyamanan dan kepastian investasi di kawasan industri sepanjang daerah aliran sungai Cimanuk. Aturan dibuat mulai dari pembuangan limbah, penjagaan kawasan sungai, interaksi industri, bongkar muat dan lain sebagainya. Seperangkat aturan dibuat dengan persetujuan dari Asosiasi Usaha, Pemerintah dan semua kalangan yang berkepentingan. Aturan juga memuat tentang visi usaha bersama untuk menjaga kelangsungan kehidupan menuju hidup yang lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merambah Lahan Digital

Di desa kami, lahan pertanian mulai sempit. Tentu saja bukan tanahnya yang berkurang, kini wajah désa berubah setelah ada pembangunan pemukiman dan pabrik. Bagi mereka yang masih bergantung pada sektor pertanian, maka dianggap sebagai sebuah ancaman .  Seberapa serius ancaman itu, saya sendiri belum meneliti. Perlu ada ahli yang menentukan seberapa besar ancaman yang dimaksud. Atau, sebaliknya ini dianggap sebagai sebuah peluang ?  Sudah diramalkan sejak bertahun-tahun sebelumnya jika wajah désa kami akan berubah menjadi areal industri. Bertani hanya menjadi profesi penopang ketika sektor industri belum bisa dijadikan sumber pendapatan utama. Meskipun euforia industrialisasi itu senantiasa ada, belum tentu menjadi sektor yang tetap kokoh di tengah terpaan dinamika global.    Sebagaimana diketahui, perubahan haluan pembangunan di desa bisa terjadi lantaran ada kebutuhan yang mendesak. Karena berbagai penyebab, maka industri membawa angin segar bagi mereka yang tidak k...

Pohon Belajar

Dalam belajar, kita ikuti filosofi pohon. Seperti pohon, kita awali belajar dengan pelajaran dasar layaknya akar. Akar itu kuat menghujam tanah, juga menyerap saripati tanah untuk pertumbuhannya. Al-Qur'an dan As-Sunnah layaknya akar. Batang layaknya minat dan bakat yang sudah ada sejak lahir. Sedangkan, daun dan ranting adalah ilmu yang "menyesuaikan" dengan lingkungan. Akhirnya, maka akan ada buah yang bisa "dipetik". Minat dan bakat, harus menjadi yang utama dipelajari setelah pelajaran dasar. Kenapa? Karena ilmu yang berkenaan dengan minat dan bakat bisa dipelajari dengan "semangat" dan tidak perlu "disuruh-suruh". Ilmu yang berkenaan dengan minat dan bakat menjadi "acuan" akan seperti apa seseorang di masa depan. Layaknya, batang pohon maka minat dan bakat kuat meskipun diterpa angin dan hujan. Terakhir, ilmu lain yang menyesuaikan dengan kebutuhan. Ilmu-ilmu itu akan sangat banyak sesuai dengan kebutuhan...

Kesulitan Mengkomunikasikan Isi Pikiran kepada Warga Desa

Saya ini tipe orang yang langka bicara. Ada alasannya, obrolan warga begitu sering mengangkat topik yang tidak menarik. Tentu saja saya pun tidak tertarik untuk mendengarkan apalagi ikut nimbrung dalam kerumunan. Hal yang bisa dilakukan hanyalah menulis di blog, media sosial, dan buku. Andaikan suatu saat dibutuhkan, maka mereka yang tertarik dengan isi pikiran saya maka cukup membuka di sana. Tidak usah banyak bertanya dan berharap akan memaparkan lebih lanjut, saya tidak akan melakukannya. Misalnya, ketika saya memiliki ide tentang kandang kelinci yang bagus . Orang yang pertama kali menolak ide tentu saja bapa saya sendiri. Beliau tipe orang yang harus diyakinkan dengan banyak bicara atau "diceramahi" terlebih dahulu. Masalahnya, saya gampang bosan untuk banyak bicara. Mendengar ceramah pun mudah ngantuk.  Kandang kelinci dibuat alakadarnya, tanpa estetika yang memuaskan hasrat visual. Saya pun mengalah, ya namanya juga orang tua mana sanggup saya mendebat. Apalagi, Bapa ...