Langsung ke konten utama

Imperium



Carlos Slim Helu
Majalah Forbes masih menempatkan Carlos Slim Helu sebagai orang terkaya di dunia tahun 2011. Setelah tahun sebelumnya menempati peringkat yang sama, Carlos kembali terpilih menjadi orang terkaya nomor 1 sejagat. Dengan berbagai usaha yang dia lakukan, dalam usia yang sudah tidak muda lagi dia bisa meraih kesuksesan luar biasa. Pria Meksiko ini sungguh hebat dan tidak pantang menyerah. Keinginannya yang kuat mengantarkannya pada posisi seperti sekarang ini.
Usaha seorang manusia untuk mewujudkan perusahaan raksasa merupakan hal luar biasa yang patut kita tiru. Saking besarnya kerajaan bisnis yang dia bangun, maka selayaknya bisa disebut sebagai 'imperium'. Di dunia ini, banyak orang yang memiliki imperium bisnis dengan aset super banyak. Dari sekian banyak yang saya amati, ternyata mereka memiliki pola yang kurang lebih sama jika dilihat dari strategi bisnis yang mereka jalankan.
·         Para biliuner ini senantiasa 'menguasai' sektor-sektor penting di masyarakat. Mulai dari kebutuhan sandang, papan, pangan, infrastruktur, energi, komunikasi hingga keuangan.
·         Mereka menginvestasikan banyak uangnya untuk bisnis yang berorientasi masa depan. Pandangannya yang jauh ke depan mengantarkan mereka pada masa depan yang jauh lebih baik dari sebelumnya.
·         Para taipan ini adalah tipe orang-orang yang pandai membaca situasi. Pengetahuan mereka yang luas mencoba menerawang masa depan dunia dan percaya akan apa yang mereka pikirkan.
Kekuatan modal yang dimiliki ternyata tidaklah menjadi satu-satunya faktor yang mendorong mereka menjadi lebih kaya dan terus kaya. Ada banyak faktor X yang sulit untuk diukur dimana kesuksesan datang begitu saja dengan sendirinya. Namun, satu yang pasti bahwa kesuksesan mereka adalah atas izin Alloh SWT.
Menilik pelajaran di atas, tidaklah salah kalau saya ingin mengivestasikan banyak hal untuk merancang masa depan yang lebih mapan. Kita investasikan energiyang dimiliki pada sektor-sektor penting di masyarakat. Memang, investasi jangka panjang tidak akan terasa untungnya dalam waktu singkat. Namun, pada kenyataannya investasi masa depan mampu menciptakan imperium bisnis yang sulit untuk dirobohkan.
·         Jangan lupa tanah dan segala potensinya harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
·         Kemudian sumberdaya manusia yang berkualitas harus kita persiapkan.
·         Apa yang menjadi kebutuhan utama manusia maka itulah sektor yang akan kita rambah.
·         Faktor-faktor penunjang keberhasilan usaha senantiasa diperhatikan, malah menjadi fokus perhatian.
·         Persiapkan kebutuhan keuangan yang memadai.
·         Mendirikan kantor khusus penelitian dan pengembangan sepertinya penting dan tidak boleh dilupakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kayu Bakar untuk Bertahan Di Tengah Kesulitan

Ketika ktia kelelahan mencari sesuatu yang tidak ada atau jauh dari kediaman, maka melihat ke sekeliling bisa menjadi solusi. Bapa saya akhir-akhir ini rajin membelah kayu-kayu yang tumbuh di sekitar rumah. Untuk bahan bakar, demi menghemat anggaran belanja. Menanak nasi dan memasak air di atas tungku, tidak banyak menggunakan kompor demi usaha penghematan. Ketika banyak orang, sibuk mencari uang untuk membeli kebutuhan rumah tangga maka Bapa saya lebih suka menanam pepohonan. Ketika pohon itu sudah besar, manfaatnya begitu banyak. Salah satu yang saat ini dirasakan adalah kesanggupan kami untuk sekedar bertahan hidup di kala ekonomi sedang tidak baik. Meskipun negara sedang dilanda banyak bencana, kami bisa bertahan demi sekedar makan. Alhamdulillah.

Beternak Kerbau Rawa di Pinggiran Hutan Rawa

  Kerbau Rawa di Kalimantan (Sumber: Antara) Saya punya rencana untuk mengembalikan fungsi lahan kebun sawit menjadi tutupan hutan dengan memanfaatkan peran kerbau rawa. Jika sebelumnya hutan "dikeringkan" untuk ditanami bibit sawit maka harus kembali "dibasahkan" dengan mengalirkan air sungai. Untuk keperluan pupuk dan sumber pendapatan warga maka kerbau rawa bisa menjadi alternatif.  Dalam bayangan pikiran saya, akan ada lahan sawit yang tidak produktif lagi karena faktor usia tanaman. Dalam keadaan demikian, waktu yang tepat untuk segera mengembalikan fungsi hutan. Namun, saya tahu ini bukanlah usaha yang mudah. Penduduk akan lebih tertarik untuk mengalihkan fungsi lahan untuk sesuatu yang komersil. Hanya saja, mengembalikan fungsi hutan merupakan sebuah keharusan. Tentu tidak mengorbankan warga yang membutuhkan sumber pendapatan.  Memelihara kerbau rawa adalah solusi. Ini dipilih karena beberapa alasan.  Pertama, penduduk punya kegiatan untuk mengalihkan énergi ...

Perencanaan Sosial

Perencanaan sosial ( social planning ) pada dewasa ini menjadi ciri yang umum bagi masyarakat-masyarakat yang sedang mengalami perubahan-perubahan atau perkembangan. Sebenarnya perencanaan sosial yang bertujuan untuk melihat jauh ke depan telah ada sejak dahulu dan telah pula dipikirkan oleh para sosiolog . Auguste Comte misalnya, berpendapat bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk melihat jauh ke depan serta mengendalikan tujuannya. Pernyataan tadi kemudian diperkembangkan lebih lanjut oleh Lester F. Ward yang mempergunakan istilah social telesis  untuk menunjuk pada arah yang dituju suatu masyarakat. [1] Menurut sosiologi, suatu perencanaan sosial harus didasarkan pada pengertian mendalam tentang bagaimana kebudayaan berkembang dari taraf yang rendah ke taraf modern dan kompleks dimana dikenal industri, peradaban kota dan selanjutnya . Selain itu harus pula ada pengertian terhadap hubungan manusia dengan alam sekitarnya, hubungan antara golongan-golongan dalam masyarakat ...