Langsung ke konten utama

Infrastruktur Itu Penting



Membangun jalan desa

Memang benar, banyak para ahli yang bilang jikalau infrastruktur itu penting. Pembangunan jalan, irigasi dan semua infrastruktur yang menunjang kegiatan sosial ekonomi bisa menjadi penyangga dan stimulan denyut nadi perekonomian dalam suatu waktu dan tempat tertentu. Ada banyak contoh dari kemajuan ekonomi senantiasa ditunjang oleh infrastruktur yang maju pula.
Konsep itu aku coba terapkan di rumah dalam sekala kecil. Aku persiapkan kandang, kolam, area tanam dan beberapa peralatan untuk menunjang laju perekonomian keluarga. Apa yang telah dilakukan sangat terasa manfaatnya. Ketika membangun infrastruktur terlebih dahulu maka kita tidak kerepotan ketika sumber-sumber ekonomi kita mengalami perkembangan. Misalnya, anak ayam yang baru menetas sudah siap dengan kandangnya begitu pun bibit cabai sudah siap dengan potnya.
Membangun infrastruktur _dalam sekala kecil ataupun lebih besar_ perlu kerja yang lebih keras dibandingkan ketika infrastruktur itu sudah ada. Tidak hanya itu, pola pikir yang jauh ke depan pun lebih diperlukan ketika merumuskan pembangunan yang akan berlangsung. Dalam membangun infrastruktur, kita tidak harus tergesa-gesa menerima hasil dari kerja keras kita. Bahkan, anggaplah ini sebagai investasi jangka panjang yang akan terasa keuntungannya di masa depan.
Para pembangun ini bukanlah tipe orang yang berpikiran instan. Mereka selalu merasakan pentingnya membangun karena dengan membangun masyarakat akan memperoleh manfaat jauh lebih besar. Waktu yang dialokasikan untuk membangun lebih banyak dibandingkan untuk menggunakan hasil pembangunan. Mereka orang-orang cerdas yang membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Para pembangun ini adalah manusia kreatif _si pencipta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kayu Bakar untuk Bertahan Di Tengah Kesulitan

Ketika ktia kelelahan mencari sesuatu yang tidak ada atau jauh dari kediaman, maka melihat ke sekeliling bisa menjadi solusi. Bapa saya akhir-akhir ini rajin membelah kayu-kayu yang tumbuh di sekitar rumah. Untuk bahan bakar, demi menghemat anggaran belanja. Menanak nasi dan memasak air di atas tungku, tidak banyak menggunakan kompor demi usaha penghematan. Ketika banyak orang, sibuk mencari uang untuk membeli kebutuhan rumah tangga maka Bapa saya lebih suka menanam pepohonan. Ketika pohon itu sudah besar, manfaatnya begitu banyak. Salah satu yang saat ini dirasakan adalah kesanggupan kami untuk sekedar bertahan hidup di kala ekonomi sedang tidak baik. Meskipun negara sedang dilanda banyak bencana, kami bisa bertahan demi sekedar makan. Alhamdulillah.

Beternak Kerbau Rawa di Pinggiran Hutan Rawa

  Kerbau Rawa di Kalimantan (Sumber: Antara) Saya punya rencana untuk mengembalikan fungsi lahan kebun sawit menjadi tutupan hutan dengan memanfaatkan peran kerbau rawa. Jika sebelumnya hutan "dikeringkan" untuk ditanami bibit sawit maka harus kembali "dibasahkan" dengan mengalirkan air sungai. Untuk keperluan pupuk dan sumber pendapatan warga maka kerbau rawa bisa menjadi alternatif.  Dalam bayangan pikiran saya, akan ada lahan sawit yang tidak produktif lagi karena faktor usia tanaman. Dalam keadaan demikian, waktu yang tepat untuk segera mengembalikan fungsi hutan. Namun, saya tahu ini bukanlah usaha yang mudah. Penduduk akan lebih tertarik untuk mengalihkan fungsi lahan untuk sesuatu yang komersil. Hanya saja, mengembalikan fungsi hutan merupakan sebuah keharusan. Tentu tidak mengorbankan warga yang membutuhkan sumber pendapatan.  Memelihara kerbau rawa adalah solusi. Ini dipilih karena beberapa alasan.  Pertama, penduduk punya kegiatan untuk mengalihkan énergi ...

Perencanaan Sosial

Perencanaan sosial ( social planning ) pada dewasa ini menjadi ciri yang umum bagi masyarakat-masyarakat yang sedang mengalami perubahan-perubahan atau perkembangan. Sebenarnya perencanaan sosial yang bertujuan untuk melihat jauh ke depan telah ada sejak dahulu dan telah pula dipikirkan oleh para sosiolog . Auguste Comte misalnya, berpendapat bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk melihat jauh ke depan serta mengendalikan tujuannya. Pernyataan tadi kemudian diperkembangkan lebih lanjut oleh Lester F. Ward yang mempergunakan istilah social telesis  untuk menunjuk pada arah yang dituju suatu masyarakat. [1] Menurut sosiologi, suatu perencanaan sosial harus didasarkan pada pengertian mendalam tentang bagaimana kebudayaan berkembang dari taraf yang rendah ke taraf modern dan kompleks dimana dikenal industri, peradaban kota dan selanjutnya . Selain itu harus pula ada pengertian terhadap hubungan manusia dengan alam sekitarnya, hubungan antara golongan-golongan dalam masyarakat ...